BUENOS AIRES – Sungguh apes nasib Paulo Dybala. Pemain berjuluk La Joya itu dicoret dari Tim Nasional (Timnas) Argentina gara-gara masalah dengan alat vitalnya. Alhasil, ia kini dipulangkan ke klub asal, Juventus.
Fakta tersebut terungkap dari pengumuman di situs resmi Asosiasi Sepakbola Argentina (AFA). Paulo Dybala dicoret bersamaan dengan Marcos Acuna. Keduanya dipastikan absen saat Timnas Argentina menjalani dua pertandingan pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Amerika Selatan.
“(Paulo) Dybala dipulangkan karena menunjukkan gejala yang tidak umum dengan alat kelaminnya sehingga memerlukan istirahat dan evaluasi,” bunyi pernyataan resmi AFA, Rabu (11/11/2020).
Baca juga: Juventus Diimbangi Lazio, Dybala dan Bernardeschi Jadi Kambing Hitam
Pencoretan tersebut membuat Paulo Dybala semakin terpinggirkan dari Timnas Argentina. Pemain berusia 26 tahun itu terakhir kali bermain untuk Tim Tango pada laga persahabatan melawan Uruguay, 18 November 2019, yang berakhir dengan skor 2-2.
Pada dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Amerika Selatan sebelumnya, Paulo Dybala dipanggil oleh Pelatih Lionel Scaloni, sekali pun masih dalam masa pemulihan cedera. Alhasil, eks pemain Palermo itu hanya duduk di bangku penonton saja ketika Lionel Messi dan kawan-kawan berjuang di lapangan.
Pemulangan Paulo Dybala dari kamp Timnas Argentina seakan memperpanjang nasib buruknya musim ini. Pesepakbola kelahiran Laguna Larga itu baru tampil sebanyak enam kali dan mencetak satu gol di semua kompetisi bagi Juventus di musim 2020-2021.
Dari enam penampilan itu, Paulo Dybala hanya dua kali merumput selama 90 menit, yakni menghadapi Barcelona di Liga Champions dan Hellas Verona di ajang Liga Italia 2020-2021. Sisanya, ia hanya tampil dari bangku cadangan.
Menurut rumor yang beredar, Paulo Dybala sesungguhnya tidak masuk dalam rencana Pelatih Juventus Andrea Pirlo. Karena alasan itu, sang pemain lebih banyak diparkir di bangku cadangan sekali pun dalam kondisi yang bugar.
Sayangnya, ketika diturunkan penuh pun, Paulo Dybala gagal membawa Juventus meraih kemenangan. Saat melawan Barcelona, Si Nyonya Tua dihajar 0-2 di kandang sendiri. Sedangkan ketika menghadapi Hellas Verona, hanya mampu bermain imbang, juga di Stadion Allianz.
Parahnya lagi, Paulo Dybala dianggap sebagai biang keladi hasil imbang kontra Lazio akhir pekan lalu. Olah bola yang kurang sempurnya membuat Gli Aquilotti mendapatkan lemparan ke dalam. Dari situasi itu lahirlah gol penyeimbang Felipe Caicedo pada menit kelima injury time sehingga tiga angka melayang begitu saja.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)