Wasit menolak permohonan VAR dan tidak memeriksa monitor di lapangan untuk meninjau kembali insiden yang ada. Rizzoli pun ikut menyoroti hal tersebut karena sudah seharusnya VAR ikut bertindak dalam situasi tersebut.
“VAR harus mencari situasi obyektif dan ada tujuan bahwa lengan berada di atas bahu, jadi itu mencegah seorang striker untuk melompat,” sambung Rizolli.
“Dalam hal ini, VAR seharusnya ikut campur. Ini adalah kesalahan individu, saya di sini untuk memberikan kejelasan, ini adalah kesalahan dan seharusnya itu adalah penalti,” lanjutnya.
Sayangnya laga tersebut harus berakhir imbang dengan skor akhir 2-2. Inter pun sejatinya nyaris menelan kekalahan setelah tertinggal 0-2 dari Parma. Beruntung ada gol Marcelo Brozovic dan Ivan Perisic yang mencetak dua gol untuk menyamakan kedudukan.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)