MILAN – Hasil imbang 2-2 pada laga Inter Milan vs Borussia Monchengladbach dinilai kurang bagus oleh Romelu Lukaku. Penyerang asal Belgia itu mengakui, mental Nerazzurri tidak dalam keadaan yang baik usai kalah akhir pekan lalu melawan rival sekota, AC Milan.
Kedua kesebelasan sebetulnya gagal mencetak gol pada babak pertama matchday satu Grup B di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (22/10/2020) dini hari WIB. Keempat gol baru tercipta di babak kedua, yang diawali oleh Romelu Lukaku (49’).
Tim tamu kemudian bangkit dan mencetak gol lewat penalti Ramy Bensebaini (64’). Die Fohlen bahkan berbalik unggul pada menit 84 berkat gol Jonas Hoffmann. Beruntung, sontekan Romelu Lukaku pada menit 90 menyelamatkan Inter Milan dari kekalahan.
Baca juga: Lukaku Selamatkan Inter dari Kekalahan kontra Monchengladbach
Kelar pertandingan, Romelu Lukaku mengakui timnya kurang kuat dari segi mental. Hasil tersebut dinilai kurang bagus karena Inter Milan bisa meraih lebih dari satu angka. Yang pasti, setiap kesalahan harus diminimalisir terutama di level Liga Champions.
“Ini bukan hasil yang bagus menurut saya karena kami bisa berbuat lebih. Kami harus terus bekerja keras dan menjadi lebih kuat dari segi mental. Sebab, ini bukan momen yang bagus buat kami dan tim harus lebih percaya pada kualitas masing-masing,” tutur Romelu Lukaku, dikutip dari Football Italia, Kamis (22/10/2020).
“Sekarang, kami harus lebih kuat, di atas semuanya, secara mental, dan bermain lebih baik terutama di pertahanan. Kami kebobolan dua gol karena kesalahan. Kami terlalu banyak membuat kesalahan dan membuang peluang di depan. Jika tidak belajar, kami akan dihukum terus di level ini,” imbuh pria berusia 27 tahun itu.
Satu angka dari laga melawan Borussia Monchengladbach itu membuat Inter Milan belum meraih kemenangan dari tiga pertandingan terakhir. Setelah meraih dua kemenangan, anak asuh Antonio Conte malah meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan pada lima laga awal musim 2020-2021 di semua kompetisi.
Selain faktor mental yang tengah terpukul akibat kekalahan dari AC Milan, Inter juga harus menghadapi ujian lainnya, yakni pemain yang absen akibat Covid-19. Sedikitnya lima pemain masih menjalani periode isolasi mandiri usai terpapar virus tersebut.
Beberapa jam sebelum pertandingan, Inter Milan bahkan harus mencoret nama Achraf Hakimi dari daftar skuad. Hasil tes pemain asal Maroko menunjukkan positif terpapar Covid-19 sehingga harus menjalan karantina.
Periode buruk itu harus segera dilupakan Inter Milan. Fokus mereka kini dialihkan ke Liga Italia 2020-2021. Akhir pekan ini, La Beneamata akan dijamu Genoa dan berikutnya melawat ke Ukraina melawan Shakhtar Donetsk di matchday kedua Liga Champions.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)