Meski Chiesa diposisikan sebagai wingback kiri, namun mantan bintang Fiorentina itu tidak diwajibkan untuk turun terlalu jauh membantu pertahanan. Karena, Chiesa memang ditugaskan untuk menyerang.
Ketika dalam fase bertahan, Pirlo menginstruksikan pemain yang berada di posisi tengah untuk mundur, menutup wilayah di sebelah kiri yang tidak di-cover Chiesa. Secara keseluruhan, Pirlo merasa skemanya ini berjalan dengan benar.
“Chiesa cocok dengan apa yang ingin kami lakukan. Ia tidak dimaksudkan untuk menjadi gelandang kelima, tapi penyerang yang melebar,” jelas Pirlo.
“Sedangkan saat dalam fase bertahan ia menjadi gelandang keempat. Dia bisa bermain di kedua sisi dan melakukannya dengan sangat baik,” sanjung pelatih berpaspor Italia tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)