MANCHESTER – Penyerang baru milik Manchester United, Edinson Cavani bersiap menjalani debutnya dengan mengenakan seragam Setan Merah. Pemain asal Uruguay itu siap diturunkan saat melawan eks klubnya, Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions 2020-2021.
Cavani sebelumnya tidak bisa menjalani debut saat Man United berlaga di Liga Inggris musim ini saat melawat ke Stadion St James Park, kandang Newcastle United pada Minggu 18 Oktober 2020. Sang pemain harus menjalani isolasi mandiri selama dua minggu.
Cavani harus menjalani karantina mandiri karena dia tidak mendapat perlakuan khusus bagi atlet. Pasalnya, pemain berusia 33 tahun itu telah mengakhiri kontraknya dengan PSG pada musin lalu, sebelum didatangkan Man United dengan status bebas transfer.
Baca juga: Man United Bertemu PSG di Liga Champions, Cavani: Itu Takdir
Namun, Cavani kini sudah memulai laihan bersama skuad Ole Gunnar Solskjaer. Dia disambut Nemanja Matic.
“Selamat datang di keluarga Manchester United,” tulis Matic dengan menambahkan menandai Cavani di Instagram-nya.
Cavani sudah tidak menjalani pertandingan semenit pun sejak Maret lalu. Dengan alasan itu, kemungkinan Solskjaer tidak akan menurunkannya saat melawan PSG.
Hanya saja, Cavani menunjukkan bahwa fisiknya dalam kondisi terbaik. Dia merilis sejumlah video yang memperlihatkan dia sedang berlatih mandiri di media sosialnya.
Man United masih memiliki Anthony Martial yang selalu menjadi andalan Solskjaer di lini seran. Dia sebelumnya absen saat melawan timnya menang 4-1 saat melawan Newcastle.
Namun, Cavani dilaporkan sangat ingin membela Man United ketika melawan PSG. Dia merupakan pencetak gol terbanyak di klub asal Paris tersebut.
Selama tujuh musim bersama PSG, Cavani mencatatkan warisan yang sulit dikejar pemain lainnya. Dia mencetak 200 gol dari 301 penampilannya bersama Les Parisiens. Torehan gol eks pemain Napoli itu menjadi yang terbaik di Liga Prancis saat ini.
Dia juga membantu PSG meraih gelar-gelar juara domestik. Cavani memberikan gelar enam kali juara Liga Prancis untuk PSG, empat trofi Piala Prancis serta lima Piala Liga Prancis.
(Ramdani Bur)