“Dia juga bisa bermain untuk Inter atau Juventus. Tahun ini, dia bisa bermain sebagai gelandang tengah dan cukup membantu kami saat bertahan. Tentu saja, performa terbaiknya keluar saat sedang menyerang,” imbuh pria berusia 62 tahun tersebut.
Peran Gian Piero Gasperini diakui sendiri oleh Papu Gomez dalam sebuah wawancara Agustus lalu. Ia yakin kariernya akan mengalami perkembangan yang lebih pesat andai bertemu Gian Piero Gasperini pada usia 24-25 tahun.
“Jika saya bertemu Gasperini pada usia 24 atau 25 tahun, saya mungkin akan berkembang lebih pesat. Saya bisa saja punya kesempatan dan jalan hidup lain. Namun, saya sudah 28 tahun (saat bertemu Gasperini),” ujar Papu Gomez.
Di bawah arahan Gian Piero Gasperini, Papu Gomez diberi peran sebagai trequartista. Peran tersebut membuat Papu Gomez diberi kebebasan serta tanggung jawab untuk merancang permainan Atalanta. Kepercayaan Gasperini tidak salah karena Papu mampu memberi kontribusi luar biasa.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)