"Pelatih memilih sebelas untuk setiap pertandingan. Saya melakukan yang terbaik di lapangan. Kami semua puas dengan hasil akhir,” sambung Jota.
“Tidak ada tekanan untuk menggantikan Ronaldo. Kami profesional dan, jika bos memilih sebelas pemain untuk masuk ke lapangan, merekalah yang harus bekerja,” tambahnya.
“Saya pikir ini momen tertinggi saya, hari ini saya mulai lagi di tim nasional, saya harus terus melakukan yang terbaik,” ujarnya lagi.
Wajar jika Jota menjadi pemain yang digadang-gadang bisa menggantikan peran sosok Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di masa mendatang. Eks penggawa Wolverhampton Wanderers itu tidak hanya menjadi sorotan berkat performa apiknya bersama Timnas Portugal tapi juga bersama klub barunya, Liverpool.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)