MANCEHSTER – Penggawa Manchester United, Scott McTominay, mengaku yakin timnya bisa bangkit dari kekalahan memalukan saat menghadapi Tottenham Hotspur akhir pekan kemarin. Gelandang asal Inggis itu optimis Man United bisa lebih baik usai kembali dari jeda Internasional.
Bermain di Old Trafford, Senin 5 September 2020 dini hari WIB, Man United kalah telak dengan skor 1-6. Kekalahan tersebut memberi kekecewaan besar bagi skuad besutan Ole Gunnar Solskjaer sebab mereka bermain di kandang sendiri.
Setan Merah sejatinya berhasil memimpin lebih dulu lewat gol Bruno Fernandes pada menit kedua, Akan tetapi, The Lilywhites kemudian mengamuk dan membalikkan keadaan dengan torehan enam gol mereka.
Baca juga: Man United Kena Bantai Tottenham, Performa Maguire Disebut seperti Bocah
Kartu merah Anthony Martial juga membuat Tottenham kian leluasa mengeksploitasi lini belakang Man United lantaran unggul jumlah pemain. Enam gol pun berhasil dihasilkan Tottenham lewat Son Heung-min (7’ dan 37’), Harry Kane (30’ dan 79’), Tanguy Ndombele (4’), Serge Aurier (51’).
“Klub ini adalah klub yang besar dan kami harus mengakui bahwa kami tidak bermain dengan baik hari ini,” ujar McTominay seperti dilansir dari laman resmi Man United, Selasa (6/10/2020).
"Percayalah bahwa kami akan melakukan sesuatu saat kami kembali (dari jeda internasional). Semua orang masih fokus untuk melakukan apa yang harus kami lakukan di sisa musim ini." Lanjutnya.
McTominay sendiri tidak memungkiri kekalahan telak dari Tottenham Hotspur meninggalkan luka bagi para pemain Manchester United lain, termasuk dirinya. Sebab, hasil buruk ini seakan mencederai ambisi besar tim untuk tampil lebih baik di awal musim 2020-2021.
"Ya, inilah sepakbola. Terkadang anda mendapatkan hasil yang mengejutkan dan anda berharap tidak mendapatkan hasil seperti ini lagi di sisa karir anda,”
“Saya bisa menjamin kepada kalian bahwa semua pemain di ruang ganti sangat terluka. Kami juga tahu bahwa saat ini kami tidak perlu bicara dengan orang lain dan mendengarkan apa yang orang katakana,” lanjutnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)