BENEVENTO – Raut gembira terpampang di wajah Filippo Inzaghi saat Benevento menang 3-2 atas Sampdoria di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, akhir pekan lalu. Sebab, di tempat terpisah pada saat bersamaan, Lazio yang dilatih sang adik, Simone Inzaghi, juga menang. Hal itu membuat ayah mereka menangis terharu.
Kegembiraan memang melingkupi keluarga Inzaghi pada akhir pekan lalu. Kakak beradik Inzaghi yang kini menekuni profesi sebagai pelatih, sama-sama memimpin anak asuhnya di Serie A. Lazio lebih dulu berlaga di Sardinia, saat menang 2-0 atas Cagliari.
Di tempat terpisah, Benevento sedang tertinggal dari Sampdoria. Namun, Gli Stregoni mengamuk dan membalikkan keadaan menjadi 3-2. Kemenangan itu disambut sukacita oleh segenap personel klub, termasuk pelatih Filippo Inzaghi.
Baca juga: Hati-Hati Inter Milan, Benevento Tidak Takut Kesebelasan Mana pun
Pria yang akrab disapa Pippo itu mengaku ayahnya menangi saat ditelefon usai pertandingan. Sebab, Lazio dan Benevento yang diasuh kedua putranya sama-sama meraih kemenangan. Tiga poin itu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri.
“Saya menengok ke papan skor dan melihat Lazio sedang unggul. Jadi, sekali pun kami kalah (di markas Sampdoria), saya sedikit senang. Saya hanya bisa belajar dari seorang pelatih seperti Simone,” ucap Pippo Inzaghi sembari tersenyum, dikutip dari Football Italia, Rabu (30/9/2020).
“Setelah peluit akhir berbunyi, saya berusaha menelefon ke rumah. Namun, ayah menangis dan saya tidak bisa mendengar apa yang dikatakannya,” imbuh pelatih berusia 47 tahun tersebut.