"Namun, kami bekerja dengan baik dengan apa yang kami miliki. Saya harap (para pemain) akan memahami beberapa konsep yang sudah kami kerjakan sejak hari pertama dan berharap menemukan sesuatu di tengah lapangan,” ucap juru taktik berumur 41 tahun itu.
Juventus punya target besar pada musim ini, yakni merajai kompetisi domestik Italia dan Liga Champions. Akan tetapi, tidak mudah melakukannya bersamaan. Juventus sudah berkali-kali gagal karena tidak mampu menjuarai Liga Champions.
Liga Champions bagai kutukan untuk Juventus. Sebab, Juventus terakhir kali menjadi juara Liga Champions pada musim 1995-1996. Nasib Juventus begitu miris karena Bianconeri –julukan Juventus– beberapa kali mencapai final setelah juara pada 1996 tetapi selalu berakhir dengan kegagalan. Juventus gagal di final Liga Champions 1996-1997, 1997-1998, 2002-2003, 2014-2015, dan 2016-2017.
Jika mampu mematahkan kutukan di Liga Champions, target besar Juventus untuk menjuarai semua kompetisi kemungkinan akan terwujud pada musim ini. Pirlo akan memimpin Juventus dalam upaya mewujudkan target besar itu menjadi kenyataan.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)