“Pada musim panas 2015, Pirlo mengucapkan selamat tinggal kepada Juventus setelah empat musim, di mana ia meraih rekor luar biasa bersama Bianconeri: empat Scudetti, satu Coppa Italia, dan dua Piala Super Italia,” lanjut mereka.
“Itu adalah alur cerita yang dihiasi dengan banyak permata: gol-gol yang menentukan, assist yang dilukis di atas kanvas, dan visi permainan yang tiada duanya. Dan, tentu saja, ada pengalamannya bersama Tim Nasional Italia pada 2006, yang membuatnya dinobatkan sebagai juara dunia,” sambungnya.
“Itu salah satu yang akan ditularkannya kepada para pemain U-23, sebuah proyek muda, dalam perkembangan berkelanjutan dan tahun ini, di tahun kedua operasinya, telah membuahkan hasil pertama dan bersejarah, Coppa Italia Serie C. Sebuah tantangan baru menantinya sekarang, atas kembalinya yang membuat fans Juventus bahagia. Selamat datang kembali, Coach Pirlo!” tutup mereka.
Saat masih menjadi pemain, Pirlo bisa dibilang merupakan salah satu rekrutan terbaik Juve yang pernah ada. Didatangkan secara gratis dari AC Milan pada musim panas 2011, Pirlo justru mampu menjadi nyawa permainan Bianconeri dan membantu mereka menancapkan kejayaan di Liga Italia yang masih berlangsung hingga sekarang.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)