LONDON - Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, memiliki misi khusus di Liga Inggris 2019-2020. Pemain berpaspor Mesir itu ingin menyamai rekor Alan Shearer dan Thierry Henry, yang mampu menjadi top skor Liga Inggris dalam tiga musim beruntun.
Shearer meraih sepatu emas pada musim 1994-1995 (34 gol), 1995-1996 (31 gol), dan 1996-1997 (25 gol). Kemudian Henry menjadi top skor pada musim 2003-2004 (30 gol), 2004-2005 (25 gol), dan 2005-2006 (27 gol). Salah yang dua musim sebelumnya jadi pemain tersubur di Liga Inggris tinggal selangkah lagi menyamai rekor tersebut.
Namun, peluang Salah menyamai rekor itu tidak sebesar sebelumnya. Sebab, Liverpool hanya memiliki dua pertandingan tersisa di Liga Inggris. Sementara itu, Salah yang kini mengoleksi 19 gol masih tertinggal empat gol dari penyerang Leicester City, Jamie Vardy, di posisi pertama daftar top skor sementara.
Baca juga: Van Dijk Baru Buat Dua Blunder sejak Gabung Liverpool
Agar bisa meraih sepatu emas ketiganya secara beruntun, Salah harus mencetak minimal lima gol dalam dua pertandingan terakhir. Tugas itu tidak mudah untuk Salah, karena dua lawan terakhir Liverpool adalah Chelsea dan Newcastle United.
Jika mampu mencetak lima gol, Salah masih bergantung pada ketajaman para penyerang lain yang ikut bersaing memperebutkan sepatu emas. Apabila Vardy dan beberapa penyerang lain seperti Danny Ings (Southampton, 19 gol) dan Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal, 20 gol) menambah pundi-pundi golnya, Salah berada dalam masalah besar.
Pekerjaan Salah sejatinya akan lebih mudah, andaikan pemain berjuluk The Egyptian King itu mencetak gol pada pertandingan terakhir Liverpool melawan Arsenal. Kegagalan Salah mencetak gol melengkapi penderitaan Liverpool yang kalah 1-2.
Salah sekarang harus tampil maksimal agar mampu mencetak gol ke gawang Chelsea dan Newcastle. Pertandingan terdekat yang akan Salah dan kawan-kawan jalani adalah melawan Chelsea di Anfield Stadium, pada Kamis 23 Juli 2020 dini hari WIB.
Pertahanan The Blues -julukan Chelsea- mungkin kurang kukuh pada musim ini, tetapi itu tidak berarti Salah akan mudah mencetak gol. Sebab, The Egyptian King pun sebelumnya gagal membobol gawang Arsenal yang memiliki pertahanan rapuh seperti Chelsea.
Salah harus tampil maksimal supaya bisa mencatatkan namanya di papan skor ketika berjumpa Chelsea. Gol-gol Salah juga sangat penting bagi Liverpool untuk bangkit dari kekalahan memalukan dari Arsenal.
Setelah melewati hadangan Chelsea, Salah harus berjuang sekuat tenaga pada pertandingan pamungkas Liverpool melawan Newcastle di St James Park, Minggu 26 Juli 2020 malam WIB. Usai tampil maksimal dalam dua pertandingan terakhir The Reds -julukan Liverpool, Salah hanya tinggal berharap pada nasib baik.
(Ramdani Bur)