Setelah 17 tahun berseragam Barcelona, Xavi pindah ke klub asal Qatar, Al-Sadd, pada musim panas 2015. Dengan membela Al-Sadd, otomatis Xavi bekerja sama dengan sejumlah pemain beragama muslim.
Sekadar informasi, Qatar merupakan negara yang mayoritas warganya beragama muslim. Akan tetapi, pengalaman menjalin hubungan dengan rekan-rekan yang beragama Islam di Barcelona, membuat Xavi tidak kesulitan beradaptasi saat berkarier bersama Al-Sadd.
Terbukti selama empat musim berkarier sebagai pemain Al-Sadd, Xavi memberikan empat trofi bagi klub yang bermarkas di Kota Dohn tersebut. Kemudian semenjak menjadi pelatih Al-Sadd pada musim panas 2019, Xavi telah menghadirkan satu trofi.
Hanya saja, Xavi berpotensi meninggalkan Al-Sadd pada pertengahan tahun ini. Kabarnya, Xavi akan kembali ke Barcelona dengan jabatan pelatih, menggantikan posisi Quique Setien.
(Fetra Hariandja)