“Kami tidak dapat mengubah apa yang terjadi dan ada penyesalan besar di pihak kami. Kami manajer, bersama dengan Conte, bertemu untuk mendapatkan momen tersebut. Antonio sudah mulai memikirkan (pertandingan) Kamis. Dia tentu saja sangat marah,” lanjutnya.
“Kritik Conte menunjukkan kepada kami karakter seperti apa dia. Dalam mengkritik dirinya sendiri, dia menunjukkan dia ingin mencapai lebih banyak,” tandas Marotta.
Karena kekalahan tersebut, Inter pun masih tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Liga Italia 2019-2020 dengan raihan 64 poin. Alih-alih berusaha menyalip Juventus yang berada di puncak, kini perolehan poin Inter justru semakin didekati Atalanta.
Saat ini Inter tertinggal 11 poin dari Juve. Sedangkan dari Atalanta, mereka hanya unggul satu angka. Melihat performa Inter saat ini, Conte pun ragu timnya bisa mengudeta Juve, meski masih menyisakan delapan giornata. Maka dari itu, kini Conte hanya menargetkan empat besar untuk Nerazzurri.
(Ramdani Bur)