LONDON – Gelandang tengah Arsenal, Matteo Guendouzi mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan Emirates Stadium. Gelandang asal Prancis itu merasa tidak mendapat kepercayaan dari pelatih Arsenal, Mikel Arteta.
Arteta tidak memainkan Guendouzi saat timnya mengalahkan Southampton pada Jumat, 26 Juni 2020 dengan skor 2-0. Laporan juga menyebutkan Dewan Arsenal dan Arteta juga kesal atas sikap Guendouzi yang mengejek pemain Brighton yang mendapatkan 40.000 pounds (sekira Rp600 juta) per minggu.
Baca juga: Terinspirasi Liverpool, Arteta Percaya Arsenal Juga Bisa Juarai Liga Inggris
Mantan bintang Prancis Tim Nasional (Timnas) U-21 itu lolos dari sanksi FA karena ejekannya. Namun, Guendouzi akan menghadapi sidang disiplin internal. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor ia ingin meninggalkan Emirates.
Mengutip Mirror, Sabtu (27/6/2020) seorang sumber yang dekat dengan Guendouzi, mengatakan, pemain berusia 21 tahun itu tidak mendapatkan kepecrayaan dari Artetal. Sejak Arsenal diasuh Arteta, Guendouzi baru memainkan 4 laga dari 12 pertandingan yang dipimpin pelatih asal Spanyol tersebut.
Kurangnya menit bermain, membuat Guendouzi takut peluangnya bermain untuk Timnas Prancis di Piala Eropa mengecil. Saat ini kontrak Guendouzi berasma Arsenal masih tersisa hingga 2022.
Meski begitu laporan menyebutkan Arteta siap untuk melepas Guendouzi, dengan harga jual 36 juta pounds (sekira Rp637 miliar). Sebelumnya, Guendouzi didatangkan Arsenal dari Lorient pada 2018 seharga 7 juta pounds (sekira Rp122 miliar).
(Ramdani Bur)