LIVERPOOL – Liverpool tampil apik sejak musim 2017-2018. Performa apik The Reds –julukan Liverpool– membuahkan tiga trofi, hasil dari menjuarai Liga Champions 2018-2019, Piala Super Eropa 2019, dan Piala Dunia Klub 2019. Kapten Liverpool, Jordan Henderson, menyebut ada peran besar sang Pelatih, Jurgen Klopp, di balik kesuksesan tersebut.
Performa apik The Reds adalah buah dari mental baja yang ditanamkan Klopp, sejak pertama kali menginjakkan kaki di Anfield Stadium pada 8 Oktober 2015. Klopp datang ke Liverpool menggantikan Brendan Rodgers pada pertengahan musim 2015-2016.
Klopp yang punya pengalaman manis memoles Borussia Dortmund, melakukan hal serupa dengan Liverpool. Masa awal Klopp di Liverpool tidak berjalan mulus sebagaimana yang diharapkan. Liverpool mampu tampil apik tetapi selalu gagal meraih trofi. Akan tetapi, masa sulit itu dibutuhkan Liverpool untuk berkembang menjadi tim kuat dan bermental baja seperti sekarang.
BACA JUGA: Meski Berat, Giggs Akui Liverpool Layak Juarai Liga Inggris Musim Ini
“Saya merasa seolah-olah itu (mental baja) adalah sesuatu yang mulai ditanamkan pelatih (Klopp) dalam tim ketika dia pertama kali datang, sejak awal. Saya ingat dia berbicara tentang tidak pernah berhenti dan mengubah mentalitas kami. Selalu terus berjalan, tidak peduli berapa nilainya, sampai akhir,” ujar Henderson, menyadur dari Independent, Jumat (29/5/2020).
“Saya pikir ini (mental baja) adalah perkembangan selama beberapa tahun. Musim ini sangat masif, konsistensinya. Itu adalah bagian dari identitas kami yang tidak peduli apa yang terjadi dalam suatu permainan. Kami tidak pernah berhenti dan mengubah mentalitas kami sampai permainan selesai,” jelasnya.
Liverpool tinggal selangkah lagi untuk meraih trofi keempat bersama Klopp. The Reds hanya butuh dua kemenangan lagi untuk meresmikan diri mereka sebagai juara Liga Inggris 2019-2020. Pada dua pertandingan berikutnya, Liverpool akan melawan Everton dan Crystal Palace. Kemenangan di dua pertandingan itu, akan mengantarkan Liverpool meraih trofi Liga Inggris pertama sejak musim 1989-1990.
(Ramdani Bur)