“Tanggal 20 Juli dan 3 Agustus sudah dijelaskan dalam presentasi bersama sekretaris dan presiden dari 55 asosiasi negara anggota UEFA pada 21 April 2020 dan pada pertemuan UEFA bersana Asosiasi Klub, dan Serikat Liga-Liga Eropa,” tulis Aleksander Ceferin, seperti dimuat Football Italia, Rabu (20/5/2020).
“Bagaimanapun juga, selama pertemuan-pertemuan tersebut, kami selalu menyebutkan bahwa tanggal-tanggal di atas hanya berupa rekomendasi, formulasi sementara, dan belum resmi,” sambung lelaki asal Slovenia tersebut.
Surat tersebut menjadi kabar baik bagi operator liga-liga domestik di Eropa. Sebab, mereka sebelumnya sudah mengatur agar liga dimulai secepatnya dan berakhir pada 2 Agustus 2020. Dengan demikian, mereka diberi kebebasan untuk mengakhiri liga domestik.
(Ramdani Bur)