SEVILLE – Unai Emery mengungkapkan sebuah fakta baru terhadap perjalanan karier kepelatihannya bersama Arsenal. Emery mengakui bahwa dirinya sebenarnya tak berniat memboyong Nicolas Pepe ke Arsenal pada bursa transfer musim panas 2019.
Sebagaimana diketahui, Pepe sendiri resmi menjadi bagian dalam skuad Arsenal di bursa transfer musim panas 2020. Manajemen Arsenal merekrut Pepe dari Lille dengan mahar sebesar 80 juta euro atau sekira Rp1,3 triliun. Pepe pun jadi pemain termahal yang pernah diboyong Arsenal sepanjang sejarah klub.
Akan tetapi performa Pepe di lini serang Arsenal sejauh ini belum terlalu menjanjikan. Ya, pemain tim nasional (Timnas) Pantai Gading tersebut baru mengoleksi enam gol serta delapan assist dari 32 penampilannya bersama Arsenal.
Baca Juga: Emery Akui Geram dengan Sikap dan Komitmen Ozil di Arsenal
Lebih mengecewakan lagi, kehadiran Pepe di Emirates Stadium ternyata tak pernah diinginkan oleh Emery. Ya, Emery justru mengaku awalnya lebih ingin Arsenal mendaratkan bintang Crystal Palace, Wilfried Zaha, yang dinilainya bisa langsung menyetel bersama skuad berjuluk The Gunners itu.
“Kami merekrut Pepe. Dia pemain yang bagus tapi kami tak tahu karakter dia dan dia butuh waktu, kesabaran. Saya menyukai pemain yang sudah mengenal liganya dan tak perlu beradaptasi. Zaha memenangi laga sendirian melawan: Tottenham, Manchester City, dan kami,” ungkap Emery, seperti disadur dari Daily Mail, Minggu (17/5/2020).
“Performa yang luar biasa. Saya katakan pada mereka: Inilah pemain yang saya tahu dan saya inginkan. Saya bertemu dengan Zaha dan dia ingin datang. Namun klub memutuskan Pepe adalah sosok yang tepat bagi masa depan,” tuntas pelatih asal Spanyol itu.
(Ramdani Bur)