LONDON – Mantan penggawa Chelsea, Gustavo Poyet, mengaku akan terkejut jika Jose Mourinho tak mampu membawa Tottenham Hotspur meraih satu pun gelar juara di bawah asuhannya. Sebab, Mourinho dikenal betul sebagai pelatih yang mampu membawa setiap tim yang dilatihnya meraih gelar juara.
Mourinho resmi mengambil alih kursi kepelatihan Tottenham pada 20 November 2019. Ia menggantikan peran Mauricio Pochettino yang didepak pihak The Lilywhites –julukan Tottenham– setelah menangani tim selama lima tahun.
Poyet sendiri tak bisa menilai saat ini apakah keputusan Tottenham tepat untuk mengganti Pochettino dengan pelatih berpaspor Portugal tersebut. Sebab, ia merasa perlu melihat lebih jauh penampilan Tottenham di bawah asuhan Mourinho dalam beberapa musim ke depan.
BACA JUGA: Pemain Harus Hindari Mourinho saat Telan Kekalahan
Tetapi, jika akhirnya Mourinho gagal membawa Tottenham meraih satu pun gelar juara, ia mengaku akan sangat terkejut. Sebab, Mourinho selalu berhasil membawa klub-klub top yang ditanganinya meraih beragam kesuksesan, baik itu saat di Real Madrid, Chelsea, hingga Manchester United.
"Sulit mengatakan apakah itu benar atau salah (memecat Pochettino) karena Anda tidak tahu apa yang dipikirkan dewan. Dari luar, sepertinya oke, mereka melewati lima tahun yang spektakuler bersama Pochettino,” ujar Poyet, sebagaimana dikutip dari Goal, Minggu (10/5/2020).
“Dia melakukan hal-hal luar biasa dengan cara dia membuat tim bermain dan cara dia mampu menjaga momentum dan mencapai final Liga Champions di tahun yang luar biasa, dengan pertandingan luar biasa,” lanjutnya.
"Tetapi, mereka memutuskan untuk mengubahnya dan lebih memilih manajer yang ingin memenangkan banyak hal, yang dicari oleh para penggemar Tottenham. Sekarang, waktu akan memberi tahu itu benar atau salah. Apa yang saya katakan saat dia menerima pekerjaan itu adalah, jika Anda memberinya waktu tiga tahun di klub, saya akan terkejut jika dia tidak memenangkan trofi. Saya akan sangat terkejut,” tukas Poyet.
(Ramdani Bur)