MILAN – Gelandang AC Milan, Rade Krunic, tidak mampu menutupi rasa gembiranya ketika hengkang pada bursa transfer musim panas 2019 dari Empoli. Saking bahagianya, pria berkebangsaan Bosnia dan Herzegovina itu menangis saat menandatangani kontrak.
Rade Krunic diangkut AC Milan dari Empoli dengan harga 8 juta Euro (setara Rp136 miliar). Sayangnya, penampilan gemilang bersama Gli Azzurri pada musim lalu tidak bisa direplikasi bersama I Rossoneri. Ia lebih banyak menghangatkan bangku cadangan.
Baca juga: Crespo: Milan Era Ancelotti Main Sesuai Arahan Berlusconi
Pergantian pelatih dari Marco Giampaolo ke Stefano Pioli tidak mengubah peruntungan Rade Krunic. Ia baru tampil sebanyak 11 kali di semua kompetisi dengan hanya menorehkan satu assist. Kondisi semakin parah karena pemain kelahiran Foca itu mengalami cedera sejak Februari 2020.
Berbagai situasi buruk itu tidak menghilangkan kebahagiaan Rade Krunic mengenakan kostum merah putih khas AC Milan. Ia sempat menangis ketika menandatangani kontrak karena bisa membela kesebelasan tempat idolanya dahulu bermain, yakni Kaka dan Ronaldinho.
“Saya menangis ketika menandatangani kontrak dengan Milan. Saya begitu yakin saya sudah bergabung dengan Rossoneri. Milanisti sungguh luar biasa dan selalu emosional untuk bermain di San Siro. Dukungan mereka membuat saya selalu ingin mengeluarkan kemampuan terbaik,” tutur Rade Krunic, seperti disadur dari Football Italia, Rabu (22/4/2020).
“Kami adalah AC Milan dan butuh memiliki ambisi besar, seperti berlaga di kompetisi Eropa. Kami akan mengerahkan segala kemampuan untuk tiba pada tujuan utama,” tutup pemain bernomor punggung 33 tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)