MADRID – Real Madrid takkan mengakhiri sisa laga kandang Liga Spanyol 2019-2020 di markas kebesaran mereka, Santiago Bernabeu. Seperti diberitakan Marca, Selasa (21/4/2020), Los Blancos –julukan Madrid– memilih berkandang di Stadion Alfredo Di Stefano yang hanya memiliki kapasitas 6.000 penonton saja.
Keputusan itu diambil karena otoritas penyelenggara Liga Spanyol (LFP) tak mengizinkan kehadiran penonton di stadion pada sisa pertandingan Liga Spanyol 2019-2020. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi atau memutus rantai penyebaran virus corona.
BACA JUGA: Masa Depan Zidane Terancam, Redondo Beri Dukungan
(Penampakan Stadion Alfredo Di Stefano. (Foto: Marca.com)
Berhubung dilarang menggelar laga dengan kehadiran penonton itulah, manajemen Madrid memilih pindah markas ke Stadion Alfredo Di Stefano. Stadion Alfredo Di Stefano sendiri merupakan kandang dari tim Real Madrid Castilla.
BACA JUGA: Liga Spanyol Sudah Dapat Izin dari Pemerintah untuk Gelar Latihan
Sekarang yang jadi pertanyaan, bagaimana nasib Stadion Santiago Bernabeu? Stadion yang memiliki kapasitas hingga 81.041 penonton itu kini sedang menjalani renovasi yang memakan biaya 500 juta pounds atau sekira Rp9,66 triliun!
Pemerintah Kota Madrid mengizinkan manajemen Los Blancos –julukan Madrid– untuk melakukan renovasi, meski Spanyol saat ini tengah menjalani lockdown. Terlepas dari itu, sisa 11 pekan Liga Spanyol 2019-2020 berpotensi kembali digelar Juni 2020.
Sebelum kompetisi ditangguhkan, Madrid duduk di posisi dua dengan koleksi 56 angka, terpaut dua poin dari Barcelona di tangga teratas. Melihat fakta di atas, persaingan Barcelona dan Madrid dalam memperebutkan gelar juara Liga Spanyol 2019-2020 diprediksi bakal ketat hingga akhir.
(Fetra Hariandja)