Sementara itu, melalui Cahaya dari Timur: Beta Maluku, Glenn mau semua orang tahu perdamaian dapat terjadi karena banyak hal dan salah satunya adalah sepakbola. Film yang juga disutradarai Angga Dwimas Sasongko itu pun menyabet Piala Citra atas Film Bioskop Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2014. Cahaya dari Timur: Beta Maluku mengalahkan Soekarno, 3 Nafas Likas, Sebelum Pagi Terulang Kembali, dan Sokola Rimba.
Bahkan untuk menyamut Hari Toleransi yang jatuh pada 16 November 2015 silam, Cahaya dari Timur: Beta Maluku tayang serentak pada 60 layar di Indonesia. Film tersebut memiliki nilai-nilai luar biasa yang bisa diajarkan kepada masyarakat Indonesia soal perdamaian.
Sekarang, salah satu orang yang berperan besar atas kesuksesan Cahaya dari Timur: Beta Maluku telah pergi untuk selamanya. Para penggemar, dunia musik Tanah Air dan khususnya Indonesia telah kehilangan salah satu putra terbaiknya pada kemarin sore.
(Ramdani Bur)