MILAN – Gelandang muda AC Milan, Daniel Maldini, mengaku sudah terbiasa dengan tekanan di dunia sepakbola. Ia juga sudah tahu konsekuensi dari menyandang nama besar Maldini, terutama ketika berkarier bersama I Rossoneri.
Perjalanan Daniel Maldini bersama AC Milan sudah dimulai ketika tampil sebagai pemain cadangan di laga kontra Hellas Verona, Februari 2020. Meski hanya muncul selama beberapa menit, pesepakbola berusia 18 tahun tersebut sudah meneruskan tradisi keluarga Maldini.
Baca juga: Zlatan Ibrahimovic Jadi Guru untuk Anak Paolo Maldini
Daniel Maldini mengakui banyak dibantu oleh Zlatan Ibrahimovic, baik di dalam mau pun luar lapangan. Ia sadar tekanan besar berada di pundaknya karena nama Maldini. Namun, tekanan itu sudah terbiasa dialaminya sejak kecil.
“Ibrahimovic memberi saya banyak saran, baik di dalam mau pun luar lapangan. Warisan dan nama besar dari kakek Cesare dan ayah (Paolo) merupakan tanggung jawab besar. Namun, saya sudah terbiasa dengan tekanan sejak usia muda,” papar Daniel Maldini, melansir dari Football Italia, Sabtu (4/4/2020).
“Di kepala, saya cukup tenang dan fokus pada pertandingan debut. Namun, atmosfer Stadion San Siro memberi saya emosi yang unik, pengalaman terbaik yang pernah saya rasakan di olahraga ini,” imbuh adik dari Christian Maldini tersebut.
Performa Daniel Maldini memang cukup sulit dinilai karena baru satu kali tampil bersama tim senior AC Milan. Akan tetapi, penampilannya pada level primavera sudah cukup menjanjikan. Sejauh ini, pesepakbola kelahiran Milan itu sudah mengemas sembilan gol dari 15 penampilan di level primavera.
(Ramdani Bur)