“Saya bertanya padanya ‘apa yang kamu suka dari partnermu?’. Saya bertanya kepadanya ‘ketika saya mendapatkan bola, saya senang partner saya bergerak cepat di sekitar saya dan menjadi dinamis, karena itulah cara pelatih ingin kita bermain,” tambahnya.
“Ini membantu saya karena beberapa tipe permainan saya lebih seperti target man dan kemudian ia akan membantu saya lebih banyak dengan gerakan-gerakan ini. Setiap hari kami melakukan analisis video tentang cara kami bekerja sehingga jarang kami akan membuat kesalahan yang sama pada hari berikutnya,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)