“Perkiraan yang membuat kami berpikir bisa melanjutkan kompetisi olahraga pada akhir April atau Mei, terlalu optimis dengan evolusi darurat kesehatan. Saya dapat mengatakan dengan pasti bahwa, jika acara olahraga akan kembali bergulir, itu pasti akan mulai lagi di balik pintu tertutup (tanpa penonton),” ujar Spadafora, menyadur dari Goal Internasional, Jumat (27/3/2020).
"Tidak mungkin untuk berpikir sebaliknya, tetapi saya juga memiliki beberapa keraguan sehubungan dengan tanggal 3 Mei. Sayangnya, darurat medis ini terus-menerus berevolusi. Kami sangat sering harus menyesuaikan keputusan dengan epidemi,” tandasnya.
(Ramdani Bur)