LONDON – Mewabahnya Virus Corona (Covid-19) membuat kompetisi Liga Inggris 2019-2020 untuk sementara waktu ditangguhkan. Hal ini kemudian menimbulkan persoalan lantaran ada kemungkinan liga tak bisa dilanjutkan dan mereka harus mencari jalan keluar untuk menyikapinya.
Terdapat dua pilihan yang bisa diambil jika pada akhirnya Liga Inggris tak bisa dilanjutkan. Pertama adalah dengan menggunakan klasemen saat ini sebagai patokan. Sehingga, mereka yang meraih gelar juara dan terdegradasi ditentukan dari klasemen sekarang.
Baca juga: Rindu Bermain Sepakbola, Gundogan Mulai Tak Betah Isolasi Diri di Rumah
Sementara itu, pilihan kedua adalah dengan menghapuskan musim 2019-2020. Dengan kata lain, Liga Inggris musim ini tak memiliki tim pemenang dan degradasi. Munculnya dua pilihan ini kemudian menjadi perdebatan bagi banyak pihak.
Banyak pihak yang tak setuju jika menggunakan pilihan pertama. Sebab, perolehan poin yang dimiliki Liverpool sekarang belum bisa membuat mereka memperoleh gelar juara. Secara matematis, Liverpool membutuhkan enam poin lagi untuk menyegel trofi musim ini, yang mana masih bisa dikejar oleh Manchester City, meski kini The Citizens tertinggal 25 angka.
Sedangkan jika menggunakan pilihan kedua, banyak pendukung Liverpool yang tidak sepakat. Sebab, saat ini Liverpool hanya tinggal selangkah lagi dalam meraih gelar juara. Apalagi, mereka telah membuat musim yang fantastis dan saat ini unggul 25 poin dari Man City.
Menanggapi hal ini, mantan jurnalis Sky Sports, Richard Keys, melihat para fans Liverpool sebagai orang-orang egois yang ingin sesegera mungkin menyelesaikan musim tanpa peduli dengan tim lainnya. Apalagi, jika menggunakan pilihan pertama, maka tim-tim yang saat ini berada di zona degradasi tidak akan bisa menyelamatkan diri.
"Mari kita selesaikan ini dengan segera. Liverpool luar biasa di musim ini. Mereka telah menghancurkan tim. Mereka tampak tak terkalahkan. Tampaknya mereka membuat rekor poin baru di PL. Saya pikir kita semua bisa setuju?” ujar Keys, mengutip dari Daily Star, Rabu (18/3/2020).
"Tentu saja kelihatannya mereka akan memenangkan gelar. Tapi mereka belum memenangkannya. Siapa yang tahu? Performa mereka dalam pertandingan baru-baru ini menjadi perhatian yang sangat serius bagi penggemar mereka,” lanjut Keys.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)