Pada leg kedua itu, Milan sebenarnya sudah unggul 1-0 berkat gol Shevchenko. Akan tetapi, di menit ke-72 laga harus dihentikan karena suporter Inter melemparkan flare ke dalam lapangan. Sebagai akibatnya, lapangan jadi dipenuhi asap dan kiper Milan, Nelson Dida, mendapatkan luka di belakang kepalanya.
Pertandingan leg kedua tersebut juga pada akhirnya menciptakan foto bersejarah, yakni ketika gelandang Milan, Manuel Rui Costa, berdiri berdampingan dengan bek Inter, Marco Materazzi, sambil memandangi kepulan asap. Foto tersebut bahkan dianggap sebagai salah satu momen bersejarah dalam dunia sepakbola.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)