2. Solidnya Lini Pertahanan Atletico Madrid
Selama dipegang Diego Simeone sejak 2011-2012, lini pertahanan menjadi kekuatan utama Atletico Madrid. Los Colchoneros disulap menjadi tim yang sangat kukuh di belakang, sekaligus mematikan saat melancarkan serangan balik.
Strategi tersebut kurang lebih sama dengan gaya bermain Jurgen Klopp. Akan tetapi, Liverpool lebih berani menekan hingga wilayah pertahanan lawan, sementara Atletico baru akan menekan lawan ketika memasuki setengah lapangan sendiri.
Formasi yang dipakai Atletico Madrid pun akan menyulitkan Liverpool. Simeone biasa menyusun formasi 4-4-2 yang sudah terbukti ampuh meredam Liverpool. Setidaknya, hal itu sudah dilakukan Napoli di fase grup. Mengingat Liverpool jarang bermain menggunakan winger, maka pola 4-4-2 diamond akan membuat kedua fullback Liverpool yang rajin naik membantu serangan, bakal diredam.