“Kurangkan provokasi, kuatkan persahabatan. Sebanyak 1.500 anggota kepolisian bertugas untuk menjaga keamanan, 400 sukarelawan untuk membantu, dan 400 cctv untuk memantau keadaan,” cuit Syed Saddiq di akun Twitter, Rabu (20/11/2019).
Sekadar informasi, pemuda kelahiran Pulai itu juga hadir di tribun ketika matchday pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 September 2019. Sayangnya, Syed Saddiq bersama ratusan suporter Timnas Malaysia harus mendapat pengalaman kurang menyenangkan akibat kericuhan.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil tersebut dimenangkan oleh tuan rumah dengan skor 2-0. Kedua gol Harimau Malaya diborong oleh penyerang Safawi Rashid pada menit 30 dan 73 guna membuka kans lolos ke babak selanjutnya pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
(Fetra Hariandja)