Sebab, dari 40 nama pemain yang didaftarkan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) ke penyelenggara SEA Games, tak ada penyerang yang benar-benar tajam, di luar Beto. Karena itu di SEA Games 2019, jangan heran jika Indra lebih banyak memainkan strategi false nine atau penyerang bayangan.
(Rafli biasa dimainkan sebagai penyerang)
Posisi penyerang bayangan bisa diisi Osvaldo Haay, Irkham Milla atau Egy Maulana Vikri. Terlepas dari itu, seiring dengan dicoretnya Beto, posisi dua pemain senior di Timnas Indonesia U-22 bakal diisi duo gelandang, yakni Zulfiandi dan Evan Dimas.
(Ramdani Bur)