Babak kedua diawali dengan lambat. Peluang pertama di paruh kedua baru didapat pada menit 55 lewat sepakan Aleksandar Kolarov yang masih membentur tiang gawang. Tak berapa lama, Javier Pastore juga gagal memanfaatkan kesempatan setelah tembakannya diamankan Luigi Sepe.
Keasyikan menyerang membuat lini belakang AS Roma justru kecolongan. Parma membuka gol lewat tembakan pemain pengganti Marco Sprocati pada menit 68 setelah menerima operan silang dari Riccardo Gagliolo.
Andreas Cornelius hampir membawa timnya unggul dua gol pada menit 76, tetapi bola sepakannya melenceng tipis di samping gawang Pau Lopez. AS Roma terus menggempur lini pertahanan tuan rumah yang memilih bermain bertahan usai peluang tersebut.
Penyerang berkebangsaan Denmark itu benar-benar membuat Parma unggul dua gol pada injury time. Gol Andreas Cornelius itu memastikan Parma menang dengan skor 2-0 yang sekaligus menjadi kemenangan pertama atas AS Roma dalam tujuh tahun terakhir di Liga Italia.
Susunan Pemain
Parma: Luigi Sepe; Matteo Darmian, Simone Iacoponi, Kastriot Dermaku, Riccardo Gagliolo; Juraj Kucka, Matteo Scozzarella (Antonino Barilla 71’), Hernani; Dejan Kulusevski, Andreas Cornelius, Gervinho (Mattia Sprocati 45’)
Pelatih: Roberto D’Aversa
AS Roma: Pau Lopez; Leonardo Spinazzola (Davide Santon 26’), Chris Smalling, Federico Fazio (Amadou Diawara 71’), Aleksandar Kolarov; Jordan Veretout, Gianluca Mancini; Nicolo Zaniolo, Javier Pastore (Cengiz Under 65’), Justin Kluivert; Edin Dzeko
Pelatih: Paulo Fonseca
(Fetra Hariandja)