MADRID – Kapten sekaligus bek andalan Real Madrid, Sergio Ramos, mengomentari hasil akhir klub besutannya pada laga melawan Real Betis di jornada ke-12 Liga Spanyol musim 2019-2020. Ramos menanggapi santai hasil yang didapatkan Madrid di laga kontra Betis.
Sebagaimana diketahui dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio Santiago Bernabeu, pada dini hari tadi WIB, Madrid sejatinya tampil sangat mendominasi. Beberapa kesempatan pun didapat Madrid untuk bisa mencetak gol.
Akan tetapi, lini pertahanan Betis bermain solid sepanjang laga kontra Madrid. Situasi tersebut akhirnya memaksa Los Blancos –julukan Madrid– harus puas menyudahi pertandingan melawan Betis dengan skor akhir 0-0.
Baca Juga: Hazard Belum Banyak Berkontribusi di Madrid, Zidane: Kami Harus Sabar
Hasil tersebut membuat Madrid gagal mengudeta posisi sang rival abadinya, yakni Barcelona, di klasemen sementara Liga Spanyol 2019-2020. Padahal pada laga sebelumnya, Barca harus menyerah 1-3 dari Levante.
Meski pada akhirnya Madrid gagal membungkam Betis, hal tersebut tidak Ramos merasa kecewa berat. Terlebih personel Timnas Spanyol tersebut menilai rekan-rekan setimnya sudah berjuang maksimal demi meraih kemenangan di laga kontra Betis.
“Tidak ada yang terjadi, sepak bola memang seperti itu, memang tidak mudah. Hari ini Levante mengalahkan Barcelona, Anda tidak bisa berharap memenangkan setiap pertandingan, siapa pun lawan Anda,” ungkap Ramos, seperti dirangkum dari AS, Minggu (3/11/2019).
“Liga kami adalah yang terbaik di dunia, kami beruntung bisa bermain di sini dan kami akan mencoba melakukan yang terbaik. Hari ini kami mendapatkan kesempatan bagus untuk menjadi pemuncak klasemen sementara, melihat hasil tim-tim lain,” sambungnya.
Baca Juga: Imbang Kontra Betis, Real Madrid Gagal Manfaatkan Momentum
“Kami berjuang meraih kemenangan sejak menit pertama tetapi gagal mencetak gol. Sikap dan kerja keras barisan bek kami sangat baik. Anda pun harus memuji Betis, mereka tim yang senang menguasai bola dan bermain bebas, ini tidak mudah,” tutup mantan pemain Sevilla itu.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)