LIVERPOOL – Gelandang Leicester City, Hamza Choudhury, menjadi sasaran serangan rasis di media sosial karena tekelnya terhadap penyerang Liverpool, Mohamed Salah. Pihak klub, langsung melaporkan akun-akun yang menyerang sang gelandang dengan kata-kata bernada rasis ke polisi.
Pemain berusia 22 tahun itu memang melancarkan tekel keras terhadap Mo Salah pada penghujung babak kedua pertandingan antara Liverpool vs Leicester City di Stadion Anfield akhir pekan lalu. Pelatih The Reds, Jurgen Klopp, menyebut jegalan tersebut sangat berbahaya dan Choudhury pantas dikartu merah.
Baca juga: Mane: Liverpool Pantas Menang di Laga Kontra Leicester City
Hamza Choudhury lantas menjadi sasaran kemarahan penggemar Liverpool akibat tekel kasarnya itu karena Mo Salah dikonfirmasi cedera engkel. Leicester City langsung bersikap tegas dengan melaporkan akun-akun yang bertindak rasis itu ke polisi.
“Tindakan diskriminatif tidak punya tempat di sepakbola atau masyarakat Inggris. Kami akan mengupayakan langkah hukum terkuat terhadap orang-orang bertanggung jawab tersebut,” bunyi pernyataan resmi Leicester City, dikutip dari BBC, Senin (7/10/2019).
“Kami sangat sedih dengan komen-komen tersebut, yang sudah dilaporkan pihak klub ke polisi, dan platform media sosial yang menjadi tempat kejadian,” imbuh pernyataan tersebut.
Kasus rasisme kembali disorot setelah sejumlah pemain di Liga Inggris, menjadi sasaran tindakan menjijikkan tersebut di media sosial. Ujaran bernada merendahkan itu ditujukan kepada pemain-pemain keturunan atau mayoritas berkulit hitam.
(Fetra Hariandja)