Cerita Singkat Perjalanan Karier Marco van Basten

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis
Sabtu 28 September 2019 09:05 WIB
Van Basten sempat jadi mesin gol AC Milan. (Foto: YouTube)
Share :

Sayangnya, masalah cedera engkel kemudian menghantui Van Basten. Kendati begitu, ia tetap mampu kembali untuk menepis segala keraguan yang mengarah padanya. Sebagai bukti, tiga trofi Ballon d'Or, serta satu penghargaan pemain terbaik versi FIFA berhasil ia raih saat berseragam AC Milan.

Van Basten juga mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak Liga Italia sekaligus menjadi salah satu penyerang terbaik di dunia pada era tersebut. Akan tetapi, Van Basten lagi-lagi dipaksa menyerah oleh cedera yang dideritanya.

Van Basten bahkan sempat divonis harus menepi selama dua musim. Harapannya untuk kembali bermain di rumput hijau pada akhirnya harus dilupakan. Pada usia 31 tahun tepatnya pada 1995 ia menyatakan pensiun sebagai pemain.

Terlepas daripada itu, nama Van Basten sendiri cukup harum di mata penggemar Rossoneri. Bagaimana tidak, sederet gelar prestisius seperti tiga trofi Liga Italia, dua gelar Liga Champions dan Piala Interkontinental (sekarang Piala Dunia antarklub) berhasil dipersembahkannya untuk AC Milan.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya