Meski begitu, di musim 1969-1970, Muller kembali tampil sebagai top skor Liga Jerman, kali ini dengan torehan 38 gol. Selain itu, Muller juga menampilkan performa impresif bersama Timnas Jerman Barat di Piala Dunia 1970.
Dalam turnamen tersebut, Muller berhasil mencatatkan diri sebagai top skor dengan torehan 10 gol. Akan tetapi, harus disayangkan karena langkah Jerman Barat terhenti di babak semifinal usai ditumbangkan Timnas Italia. Untungnya, pada pertandingan perebutan posisi ketiga, Jerman berhasil mengalahkan Uruguay sebagai pelipur lara.
Pada 1970, Muller berhasil mengalahkan Bobby Moore asal Inggris dan Luigi Riva (Italia) dalam perburuan trofi Ballon d’Or. Kala itu, Muller dinilai memiliki torehan yang lebih baik ketimbang Riva yang mengantarkan Cagliari menjuarai Liga Italia dan membawa Timnas Italia sebagai runner-up Piala Dunia 1970.
Meski pada saat itu Riva juga didapuk sebagai top skor, yakni di ajang Liga Italia dengan torehan 21 gol, namun prestasi Muller yang mampu menjadi top skor di Liga Jerman dan Piala Dunia dianggap lebih fenomenal. Trofi Ballon d’Or pun akhirnya diberikan kepada Muller untuk yang pertama dan terakhir kalinya.
(Djanti Virantika)