Cerita Tendangan Kung Fu Cantona ke Arah Fans Palace

Bagas Abdiel, Jurnalis
Sabtu 07 September 2019 10:05 WIB
Cantona saat menyerang fans Crystal Palace. (Foto: PA)
Share :

Akibat aksi tersebut, Cantona mendapatkan hukuman yang tak bisa terhindarkan. Selain itu, muncul beberapa kritikan untuk mendeportasi Cantona dan tidak diizinkan untuk bermain sepakbola di Inggris hingga menyerukan larangan bermain seumur hidup. Akhirnya, Cantona pun mendapat hukuman dari klub dan FA.

Ia menerima hukuman membayar 20 ribu poundsterling (Rp346,7 juta) dan absen membela Man United hingga akhir musim 1994-1995. Akan tetapi, itu adalah hukuman awal. Sebab FA meningkatkan larangan bermain menjadi delapan bulan (hingga 30 September 1995). FA menyebut serangan Cantona telah menodai pertandingan Liga Inggris.

Hukuman Cantona pun semakin mendunia ketika FIFA ikut ambil alih. Hukumannya kali ini adalah mendapat larangan transfer atau peminjaman ke klub asing. Ia juga dilarang membela Timnas Prancis lagi setelah itu. Akibat hukuman itu, Man United harus kehilangan gelar Liga Inggris.

Namun, kontroversinya di Inggris belum cukup. Cantona juga dihadapkan dengan tuduhan kriminal atas penyerangan yang diakuinya pada 23 Maret 1995. Hal itu pun membuat Cantona harus dipenjara selama dua minggu, walau akhirnya dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu banding.

Seminggu kemudian, pengadilan banding dibatalkan dan Cantona mendapat ganti hukuman. Sebagai gantinya, ia dihukum 120 jam pelayanan masyarakat, yang dihabiskan untuk melatih anak-anak di tempat latihan Manchester United.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya