3 Pelajaran yang Diambil Barcelona dari Laga Kontra Betis

Djanti Virantika, Jurnalis
Selasa 27 Agustus 2019 12:35 WIB
Para pemain Barcelona. (Foto: Sportskeeda)
Share :

BARCELONA berhasil meraih kemenangan perdananya di ajang Liga Spanyol 2019-2020 setelah menumbangkan Real Betis pada Senin 26 Agustus 2019 2019 dini hari WIB. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan telak tim asuhan Ernesto Valverde dengan skor 5-2.

Dua dari lima gol Barcelona dicetak oleh sang penggawa anyar, Antoine Griezmann, pada menit ke-41 dan 50. Sementara itu, tiga gol lainnya dicetak oleh Carles Perez (56’), Jordi Alba (60’), dan Arturo Vidal (77’).

Beberapa pelajaran berharga dapat dipetik Barcelona atas hasil manis ini. Kali ini, Okezone pun akan membahasnya. Sebagaimana dikutip dari Sportskeeda, Selasa (27/8/2019), berikut tiga pelajaran yang diambil Barcelona dari laga kontra Betis.

3. Ernesto Valverde Perlu Menyempurnakan Taktik

Pelajaran pertama yang dipetik Barcelona adalah terkait taktik. Sang pelatih, Ernesto Valverde, dinilai perlu meningkatkan taktiknya seiring dengan hadirnya pemain-pemain anyar yang direkrut pada bursa transfer musim panas 2019 ini.

Dalam laga kontra Betis, Valverde untuk pertama kalinya memainkan Frenkie de Jong bersama Sergio Busquets. Posisi De Jong di babak pertama sebagian besar berada di ruang kiri. Kondisi ini membuat tidak terlihat adanya koneksi antara Busquets dan De Jong.

Valverde pun dinilai perlu menempatkan De Jong di peran yang lebih sentral sejak awal. Dengan begitu, ia bisa bermain sebagai distributor menjadi penghubung antara pertahanan dan serangan.

Pertandingan kontra Betis adalah pendorong semangat bagi skuad setelah kekalahan mengejutkan dalam pertandingan pembukaan. Ada banyak bidang yang harus diperbaiki Valverde, meski skor menunjukkan dominasi. Valverde perlu mengatasi masalah sebelum bagian penting dimulai.

2. Antonie Griezmann yang Berkelas

Selanjutnya, pelajaran dituai dari sosok pemain anyar Barcelona, Griezmann. Kedatangan Griezmann dari Atletico Madrid sempat menimbulkan keraguan dari penggemar Barcelona. Tetapi, Griezmann berhasil membungkam keraguan tersebut dengan adaptasi cepat di Barcelona hingga menyuguhkan penampilan mengesankan di pramusim.

Tampilan apiknya pun terlihat jelas kala memperkuat Barcelona di laga kontra Betis. Dia tampil begitu memukau, menunjukkan kelasnya dengan mencetak dua gol. Hal ini tentu saja dilakukan Griezmann karena pengalaman besarnya merumput di Liga Spanyol.

1. Percayai Anak-Anak La Masia

Pelajaran terakhir dan yang paling penting adalah Barcelona perlu memercayai anak-anak La Masia. Tidak ada seorang pun di dunia yang memahami cara bermain Barcelona selain anak-anak La Masia. Mempelajari dan menerapkan teknik dari usia yang sangat muda, itu ada dalam darah mereka.

Salah satu jebolan La Masia yang berhasil menunjukkan ketangguhannya adalah Carles Perez. Ia menunjukkan penampilan mengesankan selama pramusim. Di laga kontra Betis, Valverde pun menurunkan beberapa pemain jebolan La Masia. Selain Perez, ia juga memainkan Ansu Fati yang baru berusia 16 tahun.

Dia adalah pemain pertama di bawah 17 tahun yang melakukan debutnya untuk Barcelona sejak 1941. Permainannya pun terbilang mengesankan karena Fati mendapat dukungan dari rekan satu timnya. Dia bahkan nyaris mencetak gol, sayangnya bola melebar.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya