UDINE – Pelatih AC Milan, Marco Giampaolo, menyatakan akan melakukan perubahan taktik pada pekan kedua Liga Italia 2019-2020. Giampaolo sadar bahwa taktiknya saat ini tak bisa memaksimalkan potensi dari para pemain Rossoneri –julukan AC Milan.
Giampaolo memainkan formasi 4-3-1-2 saat Milan takluk 0-1 dari Udinese di pekan pertama Liga Italia musim ini. Krzysztof Piatek ada di lini depan didampingi Samu Castillejo yang biasanya berperan sebagai gelandang ataupun pemain sayap.
Sementara itu, Suso ada di belakang Piatek dan Castillejo dengan peran sebagai trequartista. Kemudian Fabio Borini yang merupakan seorang penyerang dimainkan Giampaolo sebagai gelandang di lini tengah. Formasi seperti itu sudah disiapkan sejak pramusim tetapi di pertandingan kontra Udinese telah terbukti bahwa semuanya salah.
Giampaolo mengakui tak bisa mengubah peran pemain Milan saat ini. Pelatih berpaspor Italia itu pun berencana untuk mengembalikan para pemain tersebut ke posisi alaminya dalam taktik yang baru agar penampilan Milan lebih maksimal. Giampaolo harus segera mendapatkan taktik baru yang sesuai dengan para pemain Milan saat ini sehingga mampu tampil apik di pertandingan berikutnya.
BACA JUGA: Takluk 0-1, Giampaolo: Tak Banyak Nilai Positif dari Performa Milan
Milan akan menjamu Brescia pada pertandingan pekan kedua di San Siro, Sabtu 31 Agustus 2019, malam WIB. Jika masih menampilkan permainan yang sama buruknya seperti saat melawan Udinese maka bukan tidak mungkin kekalahan kedua akan dirasakan Rossoneri.