Sementara itu, di musim 2019-2020, Juve akan ditangani oleh pelatih baru Maurizio Sarri. Materazzi tidak memungkiri kalau Sarri memiliki gaya sepakbola yang bagus sebagai pelatih. Akan tetapi, ia berharap agar Juve besutan Sarri hanya finis kedua di klasemen akhir, karena ia ingin Inter menjadi yang pertama.
“Dia (Sarri) telah mengikuti ambisinya dan dia telah bergabung dengan klub besar sekarang. Namun, ketika dia (dulu) mengatakan bahwa tim-tim dengan jersey bergaris (selalu) mendapat tendangan penalti, dia membuat gol bunuh diri. Dia memiliki gaya yang baik, namun saya berharap dia finis di urutan kedua,” ujar Materazzi.
(Fetra Hariandja)