"Saya tidak pernah memiliki kesempatan untuk mengekspresikan diri. Saya tidak pernah terlibat dalam proyek teknis yang asli. Di tahun pertama (sebagai direktur), itu bisa terjadi. Di tahun kedua, saya menyadari apa yang ingin saya lakukan dan kami tidak pernah bersama, tidak pernah saling membantu,” beber Totti, melansir dari Sky Sports, Selasa (18/6/2019).
"Mereka tahu niat saya dan apa yang saya inginkan, untuk memberi begitu banyak kepada klub dan tim ini, namun mereka tidak pernah menginginkan saya. Mereka mengecualikan saya dari setiap keputusan. Sekarang saya akan mengambil jalan lain. Ini jauh lebih buruk daripada pensiun sebagai pemain. Meninggalkan Roma seperti sekarat. Saya merasa akan lebih baik jika saya mati," pungkasnya.
(Fetra Hariandja)