“Suasananya sangat bagus, kami berdua bermain di tim-tim yang hebat dengan tujuan yang sama. Kapan pun kami bersama, kami saling mengirim pesan, tidak ada masalah di antara kami,” ujar Kepa Arrizabalaga, mengutip dari Football Espana, Jumat (7/6/2019).
“Apakah saya pantas menjadi pilihan utama? Pertanyaan itu bukan buat saya, tetapi pelatih. Ada tiga kiper yang bersaing memperebutkan posisi tersebut. Siapa yang dipilih akan bermain baik,” imbuh mantan penjaga gawang Athletic Bilbao tersebut.
Statistik Kepa Arrizabalaga musim lalu juga patut dipertimbangkan. Tampil sebanyak 54 kali, Kepa hanya kebobolan 51 kali dan mencatat 23 cleansheet. Sementara David de Gea tampil sebanyak 47 kali, tetapi kemasukan 63 gol dan hanya mengemas 10 cleansheet.
(Fetra Hariandja)