Pjanic sendiri lahir di Tuzla, Yugoslavia, pada 2 April 1990. Kemudian karena perang berkecamuk, Yugoslavia pecah menjadi beberapa negara dan salah satunya adalah Bosnia-Herzegovina.
Ketika perang pecah, kedua orangtua Pjanic membawa sang keluarga mengungsi ke Luksemburg. Alhasil, Pjanic sempat membela tim junior Luksemburg sepanjang 2006. Akan tetapi, kecintaan kepada Bosnia membuat Pjanic membela negara sang leluhur sejak 2008 dan bertahan hingga kini.
Lantas, kenapa Domenech menawari Pjanic untuk bergabung bersama Timnas Prancis? Sejak remaja, Pjanic mencari nafkah di Prancis dan petualangannya dimulai bersama Metz U-19 pada 2007.
Setahun kemudian, Pjanic pindah ke Olympique Lyon dan bersama Les Gones itulah, kepiawaian Pjanic dalam mengolah si kulit bulat terasah. Potensi Pjanic semakin lama semakin terlihat sehingga menarik perhatian Domenech.
(Ramdani Bur)