Pada laga itu, turut hadir putri dari Gerrard yakni Lourdes. Keberadaan sang putri itu pun dijadikan pelatih Glasgow Rangers tersebut sebagai alasan pulang lebih dulu karena Lourdes akan sekolah pada hari berikutnya.
View this post on InstagramThe King is in the house ❤️ @liverpoolfc
A post shared by Steven Gerrard (@stevengerrard) on
“Saya membawa anak perempuan saya yang berusia tujuh tahun bersama saya. Saya menggunakan itu sebagai alasan untuk pergi, dengan mengatakan dia harus sekolah pada hari berikutnya,” tambahnya.
“Tapi sebenarnya ini lebih tentang kegelisahan saya. Tuhan tahu apa yang dialami para pemain. Saya tidak berpikir saya bisa mengatasi melihat Coutinho, Suarez, atau Messi menghancurkan hati saya. Jadi saya memutuskan untuk keluar sebelum terjadi kesalahan,” pungkas pria berusia 38 tahun itu.
(Bagas Abdiel)