PARIS – Patrice Evra kesal bukan main setelah video selebrasinya di laga Paris Saint-Germain (PSG) vs Manchester United dikritik eks pemain asal Prancis, Jerome Rothen. Tidak tanggung-tanggung, Evra siap menghajar Rothen yang berstatus sebagai eks pemain PSG, andai suatu hari nanti mereka berdua bertemu.
Pada Kamis 7 Maret 2019 dini hari WIB, Les Parisiens –julukan PSG– menjamu Man United di leg II babak 16 besar Liga Champions 2018-2019. Tidak diduga-duga, PSG yang unggul 2-0 di pertemuan pertama justru gagal lolos ke perempatfinal.
No caption...@ManUtd @Evra #mufc pic.twitter.com/qUebKvJIXc
— Paul Pogba (@paulpogba) March 6, 2019
Sebab di leg II, PSG takluk 1-3 dari Man United. Bahkan, gol penentu kelolosan Man United diciptakan Marcus Rashford via titik putih di masa injury time. Evra yang kegirangan langsung memvideokan momen bahagianya tersebut. Saat itu, Evra berkata beragam kalimat dan ditutup “This is Manchester”.
BACA JUGA: Demi Permanenkan Solskjaer, Man United Bayar Rp110,9 Miliar ke Molde
Akan tetapi, aksi itu tidak sukai Rothen. Rothen yang sempat satu tim dengan Evra di Monaco itu menilai, tidak sepantasnya eks pemain Man United tersebut melakukan selebrasi seheboh itu di Stade Parc des Princes. Terlebih, Evra duduk tidak jauh dari petinggi-petinggi PSG. Kesal dikritik, Evra pun melancarkan serangan balik kepada Rothen
“Ada yang bilang Jerome (Rothen) berbicara hal yang buruk soal saya. Awalnya, saya tidak terpercaya. Namun, ketika saya melihat videonya, saya tidak menyangka. Oke, ketika saya bertemu Anda, saya akan menampar wajah Anda,” kata Evra mengutip dari Sportbible, Minggu (10/3/2019).
(Evra saat membela West Ham musim lalu)
Evra sendiri dikenal sebagai pribadi yang emosional. Pada 3 November 2017, Evra kedapatan menendang suporter Marseille karena merasa dihina oleh sang fans. Akibatnya, Evra harus menerima nasib dipecat dari Marseille.
(Rivan Nasri Rachman)