“Kami melihat krisis Madrid dari kejauhan dan dengan hormat, sepakbola adalah seperti itu. Sepakbola dapat mengubah segalanya dalam seminggu,” ungkap Valverde, mengutip dari Goal, Sabtu (9/3/2019).
“Kami tidak memiliki apa-apa untuk dikatakan. Kami tahu betapa sulitnya memenangkan Liga Champions dan itu membantu kami untuk menjadi lebih perhatian. (di Liga Champions) tidak ada yang aman,” tambahnya.
Keadaan seperti ini pun sejatinya pernah dirasakan Barcelona. Pada musim lalu, Blaugrana –julukan Barcelona– juga tersingkir secara dramatis di perempatfinal Liga Champions 2018-2019. Memenangi laga leg pertama kontra AS Roma dengan skor 4-1 di Camp Nou, tetapi situasi justru berbalik. Roma tampil ganas di kandang sendiri dan menggulung Barcelona dengan skor 3-0.
(Bagas Abdiel)