BARCELONA – Karim Benzema adalah salah satu penyerang andalan Real Madrid sampai saat ini. Posisinya sebagai striker utama di klub berjuluk Los Blancos itu tak pernah tergantikan oleh siapa pun sejak dibeli dari Olympique Lyon pada bursa transfer musim panas 2009 lalu.
Akan tetapi kabar terbaru mengatakan ternyata pemain berkebangsaan Prancis itu pernah hampir bergabung dengan klub rival abadi Madrid, yakni Barcelona. Hal itu terjadi tepatnya saat tahun 2008, di mana kala itu Josep Guardiola baru ditunjuk sebagai pelatih Barcelona.
Baca Juga: Benzema Anggap Ajax Lawan yang Sulit untuk Madrid
Menurut pemberitaan dari Marca, Selasa (19/2/2019), Guardiola yang baru ditunjuk itu langung menargetkan Barcelona agar dapat mendatangkan penyerang baru. Meski sudah ada Samuel Eto’o, namun pelatih asal Spanyol tersebut tetap ingin membeli striker baru dan Benzema menjadi salah satu incaran utama Guardiola kala itu.
Guardiola yang mengincar Benzema pun disambut baik oleh Barcelona. Tim berjuluk Blaugrana tersebut langsung menurunkan Sekretaris Teknis Barcelona pada saat itu, yakni Txiki Begisristain. Tak tanggung-tanggung, Begisristain langsung datang ke rumah Benzema.
Akan tetapi setibanya Begisristain di rumah Benzema, ia merasa tidak suka dengan penyerang kelahiran 1987 itu. Begisristain tak suka dengan gaya berkomunikasi Benzema yang menghormati lawan bicaranya. Sempat ada satu momen Benzema bahkan tak melihat Begisristain sedang berbicara.
Sekembalinya Begisristain ke Barcelona, entah apa yang terjadi mereka tak jadi membeli Benzema. Menurut banyak pihak, sikap Benzema itu bakal menyebabkan masalah di Barcelona. Kemudian keinginan Guardiola itu pun tak jadi. Target yang awalnya Benzema berubah ke Zlatan Ibrahimovic yang datang ke Barcelona pada bursa transfer musim panas 2009.
(Rivan Nasri Rachman)