BORISOV – Pelatih Arsenal, Unai Emery, buka suara soal kartu merah yang diterima anak asuhnya, Alexandre Lacazette, di laga leg I babak 32 besar Liga Eropa 2018-2019. Emery menganggap hal ini sebagai kabar buruk untuknya serta tim. Sebab, Lacazette yang turut memainkan peran penting di skuad Arsenal dipastikan tak bisa bermain di laga leg II babak 32 besar Liga Eropa 2018-2019 yang berlangsung pekan depan.
Wasit mengganjar Lacazette dengan kartu merah setelah sang pemain kedapatan melakukan pelanggaran kepada salah satu penggawa BATE. Aksi pemain berpaspor Prancis itu menyikut Aleksandar Filipovic membuatnya diusir dari lapangan pada menit ke-85.
Menurut Emery, tindakan tersebut dilakukan Lacazette lantaran sang pemain frustrasi melihat kondisi Arsenal yang tak kunjung mencetak gol. Hingga 15 menit jelang berakhirnya pertandingan, Arsenal masih harus tertinggal 0-1 dari BATE.
BACA JUGA: Berulah di Laga BATE vs Arsenal, Lacazette Minta Maaf
Tetapi menurut Emery, hal tersebut tak seharusnya dilakukan. Pelatih berpaspor Spanyol itu pun sangat menyayangkan aksi yang dilakukan Lacazette. Sebab, akibat tindakannya, Arsenal harus bermain 10 orang hingga laga berakhir. Mereka juga harus menyudahi laga dengan kekalahan karena skor terus bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tak hanya itu, akibat aksi Lacazette, Arsenal juga dipastikan tidak akan diperkuat Lacazette saat menjamu BATE di Emirates Stadium pada Jumat 22 Februari 2019 dini hari WIB. Padahal, tim juga membutuhkan perannya pada pertandingan yang sangat penting tersebut.
"Saya tidak melihat kejadiannya, tapi kami sudah berbicara dan saya rasa frustrasi perlu dikendalikan. Kartu merah ini berita buruk. Kami tidak akan bermain dengannya (Lacazette) pekan depan,” ujar Emery, sebagaimana dikutip dari Goal, Jumat (15/2/2019).
(Djanti Virantika)