Kendati begitu, sang pelatih menyadari jika dirinya memang pantas mendapatkan hukuman tersebut. Allegri mengakui jika saat itu ia kehilangan kesabaran dan apa yang dilakukan adalah sesuatu hal yang tidak pantas.
“Mereka memang tepat mengusir saya, karena pada waktu itu saya kehilangan kesabaran. Tidak perlu ada yang didramatisir, hanya sekadar hari yang buruk. Atalanta memang sepenuhnya layak melaju dan punya semangat yang memang lebih banyak,” ujar Allegri, melansir dari laman Goal, Kamis (31/1/2019)
“Hasil ini mengudara untuk sementara waktu, terus terang saja. Kami punya beberapa pemain kembali dari cedera, sedangkan beberapa lainnya bergantian cedera. Anda bisa pulih dari situasi negatif satu atau dua pertandingan, tapi pada akhirnya Anda juga akan kalah,” pungkasnya.
(Fetra Hariandja)