LONDON – Keputusan Gonzalo Higuain untuk meninggalkan AC Milan dan bergabung dengan Chelsea pada akhirnya menyisakan cerita tak mengenakkan. Pasalnya, sejumlah pihak mengkritik keputusan Higuain tersebut, termasuk dari Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Salvini. Tak terima dengan kritikan tersebut, Higuain pun membalasnya.
Salvini sejatinya adalah seorang pendukung AC Milan. Maka dari itu, ketika ia mengetahui Higuain menginginkan hengkang dari Milan, padahal masa baktinya belum usai, Salvini menjadi geram. Ia menyebut Higuain tak ubahnya seperti tentara bayaran. Salvini bahkan melontarkan pernyataan pedas, yang mana ia berharap agar Higuain tak menunjukkan wajahnya lagi di Italia.
(Baca juga: Giroud Tak Takut Bersaing dengan Higuain di Chelsea)
Menanggapi komentar pedas Salvini tersebut, Higuain menerangkan kalau ia tak akan memikirkannya. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah berusaha sebaik mungkin untuk menorehkan prestasi. Pasalnya, jika Higuain bisa tampil gemilang, maka ia percaya hal itu akan membuat oaring-orang yang berkomentar buruk tentang dirinya semakin sakit hati.