5 Pemain yang Ternyata Penyuka Sesama Jenis, Nomor 2 Menikah pada 2013

Djanti Virantika, Jurnalis
Senin 28 Januari 2019 12:41 WIB
Nilla Fischer. (Foto: Instagram Nilla Fischer)
Share :

KISAH percintaan para pesepakbola menjadi salah satu topik yang menarik dibicarakan, selain penampilan atau aksinya di atas lapangan. Sebab, kehidupan percintaan mereka kerap kali mengundang kontroversi yang akhirnya menarik perhatian lebih dari publik.

Kontroversi ini tak hanya muncul lantaran pertengkaran ataupun perselingkuhan yang dilakukan para pesepakbola. Kisah percintaan beberapa di antara mereka mendapat sorotan lebih lantaran menyukai sesama jenis.

Ada beberapa pesepakbola yang masuk daftar ini. Kali ini, Okezone pun akan membahas pesepakbola-pesepakbola yang biseksual. Sebagaimana dikutip dari Gay Star News, Senin (28/1/2019), berikut lima pemain yang ternyata penyuka sesama jenis.

5. Megan Rapinoe – Amerika Serikat

Di urutan pertama ada nama pesepakbola asal Negeri Paman Sam –julukan Amerika Serikat (AS), Megan Rapinoe. Gelandang Seattle Saunders ini menjadi semakin dikenal publik lantaran berhasil meraih medali emas di Olimpiade 2012 yang diselenggarakan di London, Inggris. Ketika itu, dia dapat mencetak gol yang sangat langka dari sudut. Rapinoe pun menjadi wanita pertama yang melakukannya di Olimpiade.

Setelah gelaran Olimpiade, kehidupan Rapinoe pun mulai dikorek publik. Ia pun mengakui sebagai lesbian di tahun yang sama. Sejak pengakuannya itu, pesepakbola yang lahir di California itu pun menjadi advokat untuk sejumlah organisasi LGBTI yang mendukung kaum muda. Tujuannya adalah mengakhiri homofobia dalam dunia olahraga.

“Saya hanya merasa seperti meninggalkan sesuatu dan menghilangkan sesuatu dan tidak 100% jujur. Meskipun saya tidak pernah berbohong tentang apa pun. Dunia agaknya lurus, jadi saya pikir saya tidak ingin dianggap (lurus) atau membuat orang percaya itu. Saya jelas sangat bangga dengan siapa saya. Saya tidak bisa lebih bahagia dengan siapa saya,” ujar Rapinoe.

4. Lianne Sanderson – Inggris

Selanjutnya, ada nama pesepakbola Inggris, Lianne Sanderson. Lahir di Watford, Lianne bergabung dengan Arsenal pada 1997 sebagai bagian dari program pemain muda mereka. Sejak itu, ia bermain untuk Espanyol hingga Boston Breakers.

Di sana, dia dan tunangannya, Joanna Lohman, menjadi pasangan lesbian pertama yang secara terbuka bertanding dalam tim profesional yang sama. Hubungan tersebut memicu sorotan besar dari media. Tetapi, Sanderson mendapat banyak dukungan dari publik.

“Di lorong Stadion Harvard, anak-anak meminta tanda tangan saya dan mengatakan, ‘Selamat atas hubungan Anda dan Joanna.’ Mereka membawa foto-foto kami dari People Magazine dan mereka ingin kami menandatanganinya. Anda tidak akan pernah mendapatkan ini 10 tahun yang lalu. Tidak akan pernah ada orang yang datang ke Anda dengan mengatakan, ‘Selamat atas pertunangan Anda.’ saat pernikahan untuk dua wanita,” ujar Sanderson .

3. Casey Stoney – Inggris

Kembali dari dunia sepakbola Inggris, Casey Stoney yang telah menjalani debut pada 2000 dengan tampil di lebih 100 laga ini juga mengaku sebagai penyuka sesama jenis. Hal ini diumumkan pada Februari 2014.

Lima bulan setelah pengumuman tersebut, bek Arsenal Ladies yang juga menjadi kapten skuad Tim GB di Olimpiade London 2012 ini mengatakan dirinya telah memiliki hubungan dengan pasangannya, Megan Harris. Bahkan, Harris disebut tengah mengandung anak kembar. Pada November 2014, Harris pun melahirkan anak kembar mereka, Teddy dan Tilly.

"Saya telah berjuang untuk menerima diri saya selama bertahun-tahun. Saya tidak punya alasan untuk merasa seperti itu, tetapi masih ada stigma. Anda masih mendengar pelecehan tertentu terhadap orang lain dan berpikir, ‘Kadang-kadang kita masih hidup di zaman kegelapan?’ Tetapi sebenarnya apa yang telah ditunjukkan kepada saya adalah masyarakat berubah menjadi lebih baik. Saya merasa beruntung tinggal di negara ini,” ujar Stoney.

2. Nilla Fischer – Swedia

Kali ini, datang dari dunia sepakbola Swedia. Nilla Fischer, pemain Swedia yang dikenal karena semangat kompetitifnya yang begitu kuat, juga blak-blakan mengatakan dirinya merupakan penyuka sesama jenis. Ia telah menikahi pacarnya, Maria Micheala, pada 2013.

Fischer bahkan berkomitmen untuk menjunjung kesetaraan gender dan hak-hak untuk penyuka sesama jenis. Alhasil, dia dinobatkan sebagai Person of the Year LGBTQ pada 2014 di Swedia.

‘Sebagai seorang atlet, saya ingin mencegah semua bentuk diskriminasi dalam olahraga, seperti seksisme, homofobia, dan rasisme. Tetapi yang terpenting, saya dengan sepenuh hati mendukung hak setiap orang untuk berolahraga. Bagi saya itu adalah hak asasi manusia!” ujar Fischer.

1. Nadine Angerer – Jerman

Terakhir, ada nama penggawa Jerman, Nadine Angerer. Dia adalah pemain Jerman berusia 36 tahun dan kapten Tim Nasional (Timnas) Jerman. Pada Januari 2014, Angerer memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA dan menjadikannya penjaga gawang pertama yang mendapatkan trofi tersebut.

Pada 2010, Angerer secara terang-terangan mengaku dirinya sebagai biseksual. Angerer mengatakan, "Saya sangat terbuka tentang ini karena berpendapat ada pria baik dan wanita baik. Selain itu, saya merasa konyol memiliki definisi umum. Saya melihat tidak ada masalah bagi saya untuk keluar. Ini bukan hal baru bagi saya, jadi saya bisa menangani masalah ini dengan cara yang benar-benar santai,” tukas Angerer.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya